Real men don't love the most beautiful girl in the world. They love the girl, who can make their world most beautiful.

Thursday, 27 April 2017

SMART


SMART


* Pintar

Orang Pintar adalah orang yang selalu bergelut pada ilmu, pengetahuan adalah senjatanya, Orang pintar memiliki pengetahuan yang sangat luas. Orang seperti ini jika ditanya hanya bisa menjawab hal-hal yang di pelajarinya, dan terpaku pada hafalan bukan pengertian. Jika buku berkata A ya sudah selamanya A. Seperti itulah orang pintar. Orang ini memiliki ciri kepala besar, karena otaknya yang menampung banyak informasi. Dan yang paling penting semakin banyak pengalaman semakin dia belajar banyak.

* Cerdas

Diatas Orang pintar ada Orang cerdas, kenapa di atas orang pintar? karena Orang cerdas tidak terpaku pada teori namun lebih terhadap pemahaman / konsep, jadi jika buku berkata A, Orang cerdas lebih tertarik pada alasan kenapa bisa A, serta berdasarkan fakta dan pengetahuan. Pengetahuan hanya sebagai 'cover' senjata utamanya yaitu Logika. Jika anda pernah bertemu orang yang bisa memecahkan soal kalkulus yang sulit padahal dia belum pernah mengerjakannya anda menghadapi orang Cerdas. Orang seperti ini memiliki ciri dan prinsip dalam hidupnya yaitu 'Kenapa?' Orang seperti ini tidak pernah berhenti bertanya kenapa pada suatu fenomena sains, sampai dia menemukan jawabannya dan mencari kelemahan teori itu dan kembali timbul pertanyaan 'kenapa?' Orang seperti ini memiliki kepala besar dikhususkan pada tulang Frontal, tapi berat otaknya tidak lebih dari orang Pintar, karena orang ini akan membuang suatu masalah yang telah di selesaikan. dan menyimpan informasi penting saja.

 

IQ yang tinggi dan EQ yang bagus merupakan salah satu ciri anak cerdas.  Kombinasi keduanya tersebut akan mampu untuk melejitkan seseorang untuk menggapai pintu kesuksesan dan keberhasilan.  Oleh karena itu pendidikan yang berhubungan dengan IQ dan EQ perlu dioptimalkan agar tujuan untuk menjadikan anak yang cerdas dapat terwujud.

Orang yang cerdas adalah orang yang mampu menundukkan hawa nafsunya serta biasa beramal untuk bekal kehidupan setelah mati. Sebaliknya, orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya, sementara dia berangan-angan kepada Allah”.  (HR. Ibnu Majah).

"Suatu hari, Ibnu Umar Radhiyallahu‘Anhu sedang duduk bersama Rasulullah Shalallahu ’alaihi wa salam. Tiba-tiba datanglah seorang lelaki dari kalangan anshor kemudian mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad Shalallahu ’alaihi wa salam, lalu bertanya "Ya Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama itu?’ Rasulullah kemudian menjawab, "Yang paling baik akhlaknya". Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?". Lalu Beliau menjawab, "Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas." (Hadits Riwayat Ibnu Majah, Thabrani, dan AlHaitsamiy).

Dalam hadits tersebut terdapat dua kesimpulan dalam menterjemahkan arti cerdas.  Ciri orang yang cerdas sesuai kisah di atas yaitu :

1. Orang yang cerdas yaitu orang yang banyak mengingat kematian

“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya`ayat 35)


2. Orang yang cerdas yaitu orang yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut.

"Berbekallah, dan Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal."     (QS. Al-Baqarah ayat 197)

orang yang pintar menurut Rasulullah Saw tersebut? orang yang pintar tersebut dijelaskan dalam hadits Rasulullah Saw.

1. Orang yang Pintar.

Syaddad bin Aus mengatakan bahwa Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Orang pintar adalah orang yang mau mengoreksi dirinya sendiri dan beramal untuk kepentingan akhirat nanti. Dan orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya tetapi berharap - harap terhadap Allah." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Thabrani).

2. Orang yang Paling Pintar.

Umar bin Khattab radhiyallaahu 'anhu meriwayatkan bahwa ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam, tiba - tiba muncul seorang sahabat Anshar. Setelah mengucap salam kepada beliau, ia bertanya : "Ya Rasulullah, siapakah orang mukmin yang terbaik ?" 

Beliau menjawab : "Yang paling baik akhlaqnya."
Kemudian ia bertanya lagi : "Siapakah orang mukmin yang paling pintar ?"
Beliau menjawab : "Yang paling sering ingat kematian dan yang punya persiapan terbaik untuk menyambut apa yang terjadi sesudahnya. Mereka itulah orang yang paling pintar." (HR. Thabrani dan Ibnu Majah).

 

Lantas apa saja tanda-tanda yang secara umum dimiliki oleh orang yang cerdas? Berikut ini merupakan enam tanda orang cerdas. Siapa tahu kamu adalah salah satunya. 

1.      Cenderung melakukan pekerjaan di malam hari

2.      Tidak Pernah Merasa Berpuas Hati Dengan Prestasi Sendiri.

3.      Pendiam

Orang dengan sifat pendiam, umumnya mudah disalah pahami. Mereka umumnya dijuluki sebagai orang introvert dan kurang bisa bergaul dengan sekitar. Nyatanya, hal ini tidaklah selalu benar. Mereka dengan IQ yang cerdas, umumnya cenderung menahan diri untuk berbicara  karena ingin membaca situasi dengan baik. Setelahnya, mereka akan berbicara di waktu yang tepat. Mereka merupakan tipe orang yang berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan sesuatu. Setelahnya mereka akan merespon pembicaraan dengan inti bicara yang memadai. Inilah kenapa, pembicaraan mereka umumnya berkualitas alias berbobot. Mereka yang pendiam, akan lebih diperhatikan saat berbicara. Banyak orang yang akan menaruh hormat, sehingga ide yang mereka ungkapkan pun biasanya akan selalu diprioritaskan dan dipertimbangkan.

 

4.       Mampu menghadapi masalah dengan baik.

5.      Menyukai Seni dan Bermain Game.

6.      Bergaul dengan Orang yang Pintar biar Ketularan.

 

Saran : Jadilah pribadi yang cerdas menurut agama dan dunia, karena mengejar dunia membutuhkan ilmu, dan mengejar akhirat juga dengan ilmu. Dan berbagilah ilmu dengan mereka yang membutuhkan, karena setiap ilmu yang dibagi akan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, dan mendapatkan pahala bagi yang mengajarkannya.

 

Friday, 21 April 2017

STRONG



Sikap mental yang kuat dan positif sangat dibutuhkan dalam berbagai hal, termasuk dalam menjalani kehidupan kita sehari hari. Pengertian sikap mental yaitu : dari kata “sikap” adalah Respon atau potensi yang sering juga disebut pendorong secara individu untuk bereaksi terhadap suatu keadaan atau segala hal yang terjadi dalam lingkungan kita. Hal ini bisa di artikan bahwa kita semua mempunyai sikap atau respon (pendorong) untuk melakukan hal yang tadinya hanya kita dengar atau kita lihat. sikap ini yang akan membentuk suatu kreatifitas ketika kita mau mengembangkannya.

Sikap mental kuat adalah ekspresi penyikapan yang dilandaskan pada kesimpulan menang, Sehingga mampu merespon setiap keadaan (realita) dengan respon yang positif, maka dengan kekuatan mental yang kuat tersebut mampu membuat kehidupan kita menjadi lebih sukses, lebih baik, bahkan harapan dan impian yang kita inginkan dapat tercapai menjadi kenyataan di kehidupan kita.

Mengapa kita perlu memilih sikap mental kuat?

Perbedaan pola sikap mental yang kita gunakan dalam melihat dan merespon  kenyataan (realita), akan menciptakan perbedaan kesimpulan mental (hasil makna) yang kita pahami. Perbedaan kesimpulan akan membedakan keputusan, dan perbedaan keputusan akan membedakan (rencana) tindakan, perbedaan tindakan akan membedakan kebiasaan dan perbedaan kebiasaan akan membedakan karakter (prilaku menghadapi hidup) dan perbedaan di tingkat karakter akan membedakan perbedaan tanggapan (feedback) yang dikeluarkan oleh kehidupan kepada kita. Mungkin inilah sedikit urut-urutan dari kesimpulan yang sering kita dengar bahwa: “Dunia di dalam, akan menentukan dunia di luar”. “Nasib adalah pilihan, bukan hadiah dari peluang”, batu bisa hanya sekedar menjadi batu tetapi bisa pula menjadi patung yang bernilai tinggi,  Nasib tidak akan berubah jika kita tidak mau merubahnya.

Jadi, segala sesuatu banyak tergantung pada orangnya. Kata-kata “tergantung orangnya” ini menunjuk sikap mental (mental attitude), respon dan strategi yang kita pilih untuk menyikap hidup, jalan hidup yang kita gunakan untuk mendapatkan keinginan, dan seterusnya. “Hidup ini adalah pilihan “

Tanda tanda Orang yang memiliki MENTAL yang KUAT:

>>> Memiliki KEYAKINAN ( Faith )

Setiap keyakinan akan mempengaruhi tindakan. Ketika keyakinan kita positif, maka pikiran akan positif, hal ini akan berdampak pada tindakan positif yang akan menghasilkan hal yang positif pula. Sebaliknya Ketika keyakinan ini negatif, maka hati menjadi berat, bingung, ragu, kawatir, pikiran pun kacau, stress, dan akhirnya berpengaruh pada tindakan dan hasil yang didapat. Keyakinan pada diri sendiri , keyakinan pada kemampuan yang kita miliki, lebih dari itu faith juga berarti iman. Iman itu lebih difokuskan pada keyakinan kepada Tuhan, keyakinan bahwa Tuhan itu ada dan pasti menolong umatNya. Kita juga harus yakin bahwa apa yang Tuhan berikan di dalam hidup kita adalah yang terbaik bagi kita. Sehingga kita tidak boleh putus asa atau menjauh dari Tuhan apabila yang kita rencanakan tidak terwujud. Di sinilah pentingnya sikap pasrah. Keyakinan terhadap Tuhan berarti kita harus ihklas sepenuhnya atas kehendakNya.

Sebagus apapun atau seindah apapun rencana yang kita miliki dan sehebat apapun kemampuan yang kita miliki, semuanya itu akan menjadi sia-sia jika tidak mendapat restu dari Tuhan. Suka atau tidak suka kita harus mengakui bahwa Tuhan adalah pemegang kuasa yang hakiki atas hidup kita.  Dengan Keyakinan tersebut kita menjadi lebih dewasa dan mampu mencari sebab terjadinya sesuatu . Terkadang kita sering terfokus pada setiap masalah dan kurang menyadari bahwa setiap masalah pasti ada penyebabnya.

Jika penyebab dari masalah dapat kita atasi maka masalah atau kesalahan tidak akan terulang kembali.  Sehingga kita masih selalu memiliki HARAPAN yang besar dan tetap mempunyai semangat yang tinggi, serta kita terhindar dari berpikiran negative (buruk sangka) dengan menyalahkan Tuhan, menyalahkan keadaan , selalu menyalahkan orang lain maupun diri sendiri.

Kesuksesan mungkin bisa tercapai tanpa keyakinan. Akan tetapi waktu yang dibutuhkan menjadi lebih lama. Karena tanpa keyakinan kita akan menjadi plin plan dan tidak fokus pada tujuan.

>>> Mampu mengcontrol Emosi dan Pikiran secara seimbang

Banyak pekerjaan memerlukan ketenangan hati dan pikiran. Apalagi ketika bekerja di bawah tekanan, ketika banyak hal harus dikerjakan dengan cepat dan memerlukan kecerdasan lebih dari biasanya; tanpa mental yang kuat, kita akan mudah terserang kepanikan atau stres yang sulit dikendalikan.  Orang yang mampu mengcontrol emosi dan pikiran secara seimbang akan lebih fokus pada apa yang sedang mereka kerjakan. Banyak orang yang berkualitas, tetapi karena tidak fokus dalam pekerjaan, maka hasilnya tidak memuaskan, bahkan merepotkan orang lain. Banyak orang berkualitas, tetapi tidak bisa membagi waktu dengan baik maka apa pun yang dikerjakan terkesan “grusa-grusu”, selalu terburu-buru, dan seperti “sibuk sendiri”, padahal orang lain bisa bekerja dengan “santai” tapi terarah.

>>> Mampu Memanajemen ( Mengendalikan ) KEINGINAN

Manajemen keinginan adalah bagaimana menyikapi keinginan dengan mengukur kemampuan dari segala sisi dan realistis. Penderitaan , kesusahan , kekawatiran, ketegangan , kesetressan , ketidaktentraman, timbul bukan hanya karena materi tetapi terbakar oleh berbagai keinginan. Penderitaan akan timbul dari tiap keinginan yang tidak menggunakan parameter pemahaman yang jelas. Setiap saat keinginan kita terus berkembang , dan ini adalah fakta, dari berbagai keinginan kita yang belum tercapai tersebut terakumulasi selama berhari hari, berminggu minggu, berbulan bulan dan bahkan bertahun tahun yang pada akhirnya membuat kita susah dan sangat menderita.

Note : Satu hal penting yang harus anda ingat bahwa ratusan atau bahkan lebih motivasi – motivasi yang telah anda dengar/baca (anda terima dari siapapun  tidak semuanya PAS (cocok) bagi diri anda, terkadang banyak yang menimbulkan berbagai keinginan yang justru membelenggu pikiran anda, artinya anda harus realistis dalam menyikapi berbagai keinginan , kebutuhan dan realita.